PERGILAH....
demi kata tubuh tak sehat
lalu aku pamit di sebuah pagi
berselempang pisau dan bara
membabat ragu dan membakar gentar
menyemai huruf menyiram kata
agar kelak merimbun puisi
pengganjal sepi yang lapar
kini aku kembali disiang terik
tapi tak ada satu puisi
hanya peluh yang asing
menarikan desah dilayar biru
di handphon kanak kanak
kita aku tak ingin petuah infotaiment
aku lalai membaca musim
Aku pasti lelah.Aku pasti remuk
jika hatiku tak sebening doa
Rebahlah,,,,,,,,
kerikil ini membuat kita paham
cinta tak semudah dipuisikan,,,,
by: akhiQ 23:11:2008

Posting Komentar